Tipe atau Jenis Jenis Penyakit Obesitas atau Kegemukan

awas obesitas

Tipe Tipe Atau Jenis Obesitas. Berdasarkan letak timbunan lemak, obesitas dibagi menjadi dua, yaitu obesitas sentral (obesitas android) dan obesitas perifer (obesitas ginoid). Obesitas sentral adalah penimbunan lemak di bagian atas tubuh atau perut. Sementara obesitas perifer adalah penimbunan lemak di bagian bawah tubuh seperti di paha atau pantat.

Tipe Buah Apel

obesitas tipe buah apel dan pear

Penderita obesitas sentral umumnya menyimpan lemak di bawah kulit dinding perut dan di rongga perut. Bagian perut yang gemuk membuat penderitanya memiliki bentuk tubuh seperti buah apel.

Penyebab obesitas sentral, antara lain yakni tingginya konsumsi minuman beralkohol dan makanan berlemak, kebiasaan merokok, sedikitnya konsumsi sayuran dan buah, rendahnya aktivitas fisik, pertambahan umur, jenis kelamin, dan status sosial ekonomi. Waspadai juga berbagai jenis antibiotik ibu hamil karena memiliki efek yang buruk bagi penderita obesitas.

Lemak yang menumpuk di rongga perut ternyata lebih berbahaya daripada lemak di bagian bokong atau paha. Pasalnya, lemak di perut memiliki sel-sel lemak yang lebih besar dan jenuh. Penumpukan lemak yang berlebihan di jaringan adiposa, pada akhirnya akan menghasilkan protein berbahaya.

Lemak berkumpul di sekitar pinggang juga meningkatkan risiko menderita penyakit yang berhubungan dengan metabolisme lemak dan glukosa seperti hipertensi, diabetes, jantung koroner, dan stroke.

Obesitas sentral memiliki pengaruh yang lebih buruk dibandingkan obesitas perifer. Hal ini dikarenakan pada bagian atas tubuh terdapat organ-organ dalam yang amat penting, sehingga apabila terjadi penimbunan lemak yang berlebih pada bagian tersebut, terutama perut, dapat mempengaruhi kesehatan.

Penimbunan lemak di hati dapat mengakibatkan gangguan pada jaringan atau produksi insulin.

Tipe Buah Pir

Kelebihan lemak yang disimpan di bawah kulit bagian pinggul dan paha, membuat tubuh berbentuk seperti buah pir. Pemilik tubuh tipe buah pear disebut juga sebagai penderita obesitas perifer atau obesitas tipe ginoid.

Sebagian besar penderita obesitas ginoid memiliki sel lemak yang kecil dan tidak jenuh. Lemak dinyatakan tidak jenuh bila rantai karbon penyusun lemak tersebut mempunyai ikatan rangkap. Selain itu lemak yang tersimpan pada bokong, atau dikenal dengan istilah jaringan adiposa glutea, dapat mengeluarkan protein tertentu yang mungkin memicu inflamasi dan resistensi insulin, terutama bagi mereka yang memiliki sindrom metabolik.

Dari segi medis, obesitas tipe ini lebih aman bila dibandingkan dengan tipe android karena risiko kemungkinan terkena penyakit degeneratif lebih kecil. Akan tetapi, obesitas tipe ini lebih sulit menurunkan kelebihan berat badannya karena lemak-lemak yang menumpuk kesulitan dalam proses metabolisme.

Baik bentuk tubuh buah apel maupun bentuk tubuh buah pir masing-masing memiliki risiko bagi kesehatan. Apapun bentuk tubuh yang Anda miliki, strategi terbaik untuk tetap sehat dan panjang umur adalah dengan menjalani gaya sehat dengan menjaga berat badan normal serta berolahraga secara teratur.

Gangguan Radang Sendi

awas obesitas

Penyakit radang sendi atau arthritis adalah peradangan pada satu sendi. Meskipun lebih sering diderita oleh lansia, arthritis sebenarnya bisa diderita oleh siapa saja, baik anak- anak maupun orang dewasa, pria atau wanita.

Sendi adalah bagian tubuh di mana dua tulang yang berbeda bertemu. Fungsi sendi adalah untuk menggerakan bagian-bagian tubuh yang dihubungkan dengan tulang. Jika sendi ini meradang, rasa nyeri tak tertahankan dapat membuat sendi menjadi sulit digerakan. Nyeri sendi tersebut disebut sebagai arthralgia.

Arthritis atau radang sendi ini memiliki banyak jenis. Ada jenis arthritis yang terkait dengan keausan tulang rawan (seperti osteoarthritis), ada juga arthritis yang berhubungan dengan peradangan akibat autoimun (seperti rheumatoid arthritis).

Penyebab arthritis juga bermacam-macam, misalnya cedera sendi, kelainan metabolik (seperti gout dan pseudogout), faktor keturunan, efek dari infeksi (bakteri dan virus), dan kelainan sistem kekebalan tubuh (seperti dalam penyakit rheumatoid arthritis dan penyakit sistemik lupus erythematosus). Arthritis dikategorikan sebagai salah satu penyakit rematik. Rematik adalah kondisi yang penyakit yang serupa dengan arthritis, yakni cenderung mempengaruhi sendi, otot, ligamen, tulang rawan, tendon dan bahkan area tubuh internal lainnya. Tiga jenis paling umum dari penyakit radang sendi adalah osteoarthritis, rheumatoid arthritis dan gout arthritis.

OSTEOARTHRITIS (OA)

Osteoarthritis (OA) adalah jenis arthritis yang paling banyak diderita orang di seluruh dunia. Penyakit ini muncul ketika tulang rawan pelindung pada ujung tulang mulai aus karena penggunaan dari waktu ke waktu. Tulang rawan adalah sebuah jaringan licin yang memungkinkan gerakan sendi. Osteoarthritis membuat permukaan tulang rawan yang sebelumnya licin menjadi kasar, sehingga tulang-tulang saling bergesekan. Baca juga berbagai jenis masalah Osteoarthritis ibu hamil.

Meskipun osteoarthritis dapat merusak hampir semua sendi dalam tubuh kita, gangguan yang paling sering dirasakan adalah pada sendi di tangan, lutut, pinggul dan tulang belakang. Gejala osteoarthritis umumnya terjadi secara perlahan dan memburuk dari waktu ke waktu. Tanda dan gejala osteoarthritis meliputi:

  • Sendi terasa sakit selama atau setelah bergerak
  • Sendi terasa melunak ketika diberi tekanan ringan
  • Sendi terasa kaku, biasanya paling terasa ketika kita bangun di pagi hari atau setelah istirahat
  • Kehilangan fleksibilitas sehingga tubuh tidak dapat bergerak selincah sebelumnya
  • Terasa seperti ada benjolan keras pada tulang di sekitar sendi yang terkena

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *